Rabu, 03 April 2013

Bicara Dengan Hujan

Hari ini aku ingin cepat pulang
Mengejar hujan yang sebentar lagi turun
Aku berjanji ingin bicara dengannya
Rindu bercanda sambil tertawa kecil
Seperti hari kemarin
Oh, bukan, bukan kemarin, tapi minggu lalu atau bulan lalu
Aku lupa sejak kapan ia mengingkari janji untuk datang
Lama tak tampak hanya meninggalkan jejak gelap di langit sore

Aku berlari melewati rumput kering
Tidak sengaja mematahkan tubuhnya dengan ujung jariku
Ringkih, seperti tak pernah tersentuh air
Maaf rumput, hujan belum tiba
Ia janji akan datang hari ini
Semoga ia tak lalai

Gelegar petir memecah sunyi sore
Senyumku menyungging
Dia sebentar lagi tiba
Aku dapat merasakan kali ini janjinya tepat
Ia tak bohong
Ia akan datang bicara denganku
Menghampiri rumput yang sudah lama tak dijamahnya
Menggauli tanah yang mulai kering terbelah

Tiba aku di jendela ini tepat sebelum ia datang
Benar saja, tak lama setelah meracik teh dia mengetuk kaca jendela
Aku tertawa, bahagia
Aku rindu
Rindu akanmu
Rindu rintikmu
Rindu bau basah
Rindu bicara mimpi denganmu
Apalagi rumput, tanah, kembang, cacing
Mereka selalu menanyakanmu

Sudah, beri aku waktu sebentar bicara dengan hujan
Aku ingin bicarakan mimpi
Aku ingin memberitahunya hariku kemarin
Aku ingin menyesap teh sambil bersenda gurau dengannya
Sungguh, aku rindu hujan

-dalam imajinasi si anaknakal_03 April 2013-


3 komentar: