Selasa, 30 April 2013

Biar Saja Mengalur

Apa yang harus diucap bila matahari meninggalkan panas berganti malam?
Apa yang harus diucap bila perang berlalu menyisakan darah?
Apa yang harus diucap bila api padam dan yang ada tinggal bara?
Apa yang harus diucap bila punggung membelakangi menjauh pergi?
Katapun sudah tak sanggup terucap bukan?
Tangis mungkin sudah habis pula.
Tapi, bukankah sejatinya perpisahan dan pertemuan tak dapat berdiri sendiri.
Mereka saling mengingatkan waktu masing-masing.
Jangan sampai ada yang lalai dan terlena oleh keasyikan.
Yaa..jadi kalau begitu apa yang harus diucap bila punggung menjauh?
Dan masihkah penting airmata jatuh bila itu hakikatnya?
Biarkan saja tubuh itu mencari kenyamanan yang hakiki.
Biarkan saja mata berkeliling mencari indah.
Biarkan jemari menggambar jalan until cari tempat berdiam.

-dalam imajinasi anak nakal, 28 Des 2014-

Kamis, 04 April 2013

Senja Jingga



Senja mencuri mata
Memecah akal menjadi belah
Menghenti nafas di tenggorokan
Memaksa aku mengagumi eloknya
Jingga yang seronok menabur indah

Sungguh,
Membatukan aku pada ujung pencakar langit
Tak kuasa merunduk alih pandang
Mata hanya mau menjalari tepian langit
Menghapus sendu sejenak
Mereguk indah senja jingga yang hanya sejenak pula

-dalam imajinasi si anaknakal_04 April 2013-

I owe this picture from here

Rabu, 03 April 2013

Bicara Dengan Hujan

Hari ini aku ingin cepat pulang
Mengejar hujan yang sebentar lagi turun
Aku berjanji ingin bicara dengannya
Rindu bercanda sambil tertawa kecil
Seperti hari kemarin
Oh, bukan, bukan kemarin, tapi minggu lalu atau bulan lalu
Aku lupa sejak kapan ia mengingkari janji untuk datang
Lama tak tampak hanya meninggalkan jejak gelap di langit sore

Aku berlari melewati rumput kering
Tidak sengaja mematahkan tubuhnya dengan ujung jariku
Ringkih, seperti tak pernah tersentuh air
Maaf rumput, hujan belum tiba
Ia janji akan datang hari ini
Semoga ia tak lalai

Gelegar petir memecah sunyi sore
Senyumku menyungging
Dia sebentar lagi tiba
Aku dapat merasakan kali ini janjinya tepat
Ia tak bohong
Ia akan datang bicara denganku
Menghampiri rumput yang sudah lama tak dijamahnya
Menggauli tanah yang mulai kering terbelah

Tiba aku di jendela ini tepat sebelum ia datang
Benar saja, tak lama setelah meracik teh dia mengetuk kaca jendela
Aku tertawa, bahagia
Aku rindu
Rindu akanmu
Rindu rintikmu
Rindu bau basah
Rindu bicara mimpi denganmu
Apalagi rumput, tanah, kembang, cacing
Mereka selalu menanyakanmu

Sudah, beri aku waktu sebentar bicara dengan hujan
Aku ingin bicarakan mimpi
Aku ingin memberitahunya hariku kemarin
Aku ingin menyesap teh sambil bersenda gurau dengannya
Sungguh, aku rindu hujan

-dalam imajinasi si anaknakal_03 April 2013-


Jumat, 10 Agustus 2012

Apa Salah?

Kali ini saya mau bicara tentang dunia perkuliahan. Ya..saya sekarang menapaki akhir semester 6 di salah satu Universitas di daerah Jakarta Timur dan mengambil jurusan Clilitan - Pinang Ranti..xixixixi, ga maksud saya jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Entah apa yang terjadi pada saya di masa-masa semester hampir akhir ini, padahal masih laaaamaaaa..Bingung ya, apa saya yang salah ambil jurusan, apa saya aja yang lagi bosen dengan materi di semester ini. Ya..di semester 5 saya mulai dikenalkan silabus, RPP, atau apalah itu, and you know?? saya hanya melongo mendengarkan dosen bicara, dengan sesekali mengernyitkan alis dan kadang menguap. Entah saya juga menguapa atau tidak. Btw, mirip kuda nil ga ya klo saya lagi nguap lebar...hahaha..

Oke, balik lagi ke silabus, RPP dan teman-temannya. Haduuuh...udah beberapa minggu ini saya dibuat galau memikirkan tugas untuk membuat yang namanya RPP. Searching sana-sini, tanya si anu-si itu, menjerit au-au-iuuuch, hingga kadang hampir menangis apakah saya tidak bisa lanjut meneruskan cita-cita waktu SD saya sebagai guru. Oke, saya putuskan untuk jangan nangis dulu. Akhirnya saya dapet juga loh contoh RPP dan saya harus mengerjakannya. Tapi, sekarang masalahnya adalah.....jreng..jreng..jreng..saya tetap belom ngerti bagaimana RPP itu dibuat. Klo cuma copas doank saya bisa, lah ini klo tar pas ngumpulin tugas suruh menjelaskan detailnya RPP itu dibuat gimanaaaaaa??? Oh God, please help me..!! *praying

Klo udah merasa bingung kaya gini, apa ini bisa disebut klo saya salah naik pilih jurusan? Baru-baru ini aja niy saya merasa pusing tujuh keliling, ya walaupun selama ini udah pusing banget..tapiiiii ini parah galaunya. Hiks..hiks..

Oke..saya tetapkan, putuskan dan ketuk palu bahwa saya harus tetap melaju di beberapa halte terakhir ini. Masa gara-gara RPP saya turun, trus ganti jurusan laen. Jangaaaaannn....oh tidaaaakkk...Mari teman-teman kita berdoa supaya rasa galau hilang dari diri saya. Saya berdoa Ya Allah, semoga saya bisa bikin RPP dengan baik. Saya juga memohon Ya Allah, semoga saya bisa jadi guru yang baik setidaknya buat anak-anak saya kelak. Tapi Ya Allah, klo buat anak-anak sendiri ga perlu bikin RPP kan??

_dalam imajinasi inirINi_keris_

Kamis, 24 November 2011

Royal Wedding Mas Ibas - Mbak Aliya

Semua pada tau kan ya klo hari ini digelar Royal Wedding di Istana Cipanas. Kenapa gue bilang Royal Wedding, ya iyalaaah kan itu anak presiden RI booo yang married. "Bapak SBY mantu woooiii....!!!", woro-woro si emak gue noh di rumah. Barusan ya gue liat siaran langsungnya di tipi Istana Cipanas, kok kayanya si Ibas pucet bener ya dandanannya. Apa karena dia deg-deg'an mau ijab?? Apa belon sarapan? Apa semalem begadang karena bachelor party?? *oopsss :p

Tapi, overall gue liat lancar aj tuh ya ijab kabulnya. Walopun temen-temen gue bilang si Ibas ada salah nyebut nama Pak Menko (baca: Hatta Rajasa). Tapi, selama gue ga denger ya gue anggap sah aja. Loh..loh..mank siapa gue, mpe gue yang nge-sah-in. Hahaha..ga..ga..becanda, gue bukan termasuk klan Yudhoyono atau Rajasa kok. Gue cuma warga sipil yang turut berbahagia liat Royal Wedding ini. Btw, si mbak Aliya ini canteeeek banget ya dandanannya. Itu yang make-up si mba Anissa Pohan juga dulu. Yang katanya MUA khusus keraton ya. Waduuuh..bedaknya dicampur serbuk emas. Mantaffff ya. Untung ga dicampur serbuk kayu ya.

Tapi ya, gue tuh ikut tersipu-sipu ngeliatnya. Uuuuh..kapan ya pangeran berkuda besiku mengucapkan ijab padaku? Uhuuuy...
Eh, iya gue pikir-pikir kenapa ya anaknya pak SBY yang bontot ini kurang gagah gitu dibanding abangnya itu. Klo liat abangnya ya, jadi melorot jantung cewe-cewe mpe ke perut. Pas nyadar, langsung buru-buru narik napas biar tuh jantung balik lagi ke posisinya. Tapi, pas liat si mas Ibas ini kok ya ga melted ya eike. Hahaha...

Balik lagi ke Royal Wedding ini, denger-denger pak SBY ga nerima amplop kosong, kado, atau bingkisan ya? waduuuh...bener ga sih? Klo pak SBY ga mau atuh dihibahkan saja ke saya pak. Eniwei, biarlah ya pak SBY nolak segala hadiah..lagian bingung juga ya mau ngadoin apa di perhelatan anak bontot Pak SBY ini. Kan mereka pasti udah bisa beli apapun sendiri. Duitnya banyak booo..

Udah aaah cukup sekian tentang perhelatan bungsu pak SBY ini. Next time, pengennya cerita tentang perhelatan gue sendiri. Hahay..mau doooong...

_dalam pengamatan mata anaknakal

Rabu, 28 September 2011

Simple Love Letter For You..

Care
Patient
Mature
Good
Cute
Strength
Cherish
Lover
Responsive

All above is about you..
I don't know how to describe you. But I think that's all you..

Kamis, 27 Mei 2010

I love this prize very much ♥

Hujan di ibukota Jakarta membasahi tanah yang beberapa hari ini makin panas saja. Dan hari itu, Senin 24 Mei 2010, g dapat kabar dari adek klo rumah kebanjiran. Setelah kabar itu langsung g letakkan gagang telepon di tempat semestinya. Rapih. Cuma ingin dia kembali di tempatnya seperti semula. :) Beberapa menit kemudian ada pesan seingkat di IM3, dari adek g lg..g pikir mau ngabarin klo banjirnya makin tinggi. Eh, ga ding..ternyata dia bilang klo ada kiriman dari GagasMedia. Hoooraaayyy...g langsung tersenyum² senang. Yipie..yea..yea..nyampe juga yang ditunggu² sekian lamanya (huhu..lebay).
Pulang g percepat karena merasa penasaran akan hadiah dari Gagas. Ya ampuuuun..mau cepet malahan lama. Pusiiiing, si Pak Polisi itu tak membiarkan P6 yang g tumpangi itu masuk jalur tol. kenapa sih Pak...padahal kan qta masuk tol juga bayar..huuuuh...sebeeeelll !!!!. ALhasil, pantat kram, kaki kaku, dada sesak karena pengap, lapeeeerrr dan mulut ga berhenti mengeluh tentang kemacetan yang sangat mengular sambil sesekali mengunyah Trenz.
Sampe rumah, buru² mencari bungkusan warna orange khas GagasMedia. Hiihii..akhirnya terlihatlah 2 buku yang berdesain keren. Karena Cinta (Kumpulan Sayembara Menulis Surat Cinta Gagas) n' Glam Girls. I'm really truly happy...
Thanks y GagasMedia yang baik hati telah memenangkan g dalam games yg diadakan pada World Book Day 2010. Next year adain yang lebih seru lagi y!! n' menangin g lg y... :p